Teguran Presiden Prabowo Jadi Pecut Kebangkitan Kolektif Bali Tangani Sampah

20 hours ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Teguran Presiden Prabowo Jadi Pecut Kebangkitan Kolektif Bali Tangani Sampah Masyarakat beserta aparat instansi pemerintah bergotong royong membersihkan sampah di Bali.(MI/Arnoldus Dhae)

TEGURAN Presiden Prabowo Subianto tentang sampah di Bali saat ini membangunkan kesadaran kolektif masyarakat Bali untuk menangani sampah. Sampah di Pulau Dewata itu menjadi momok bagi masyarakat, terutama di Bali yang terkenal dengan destinasi pariwisata dunia. 

Saat ini banyak komunitas masyarakat Bali ramai-ramai turun membersihkan sampah di beberapa titik publik, baik destinasi, kompleks pemerintah dan pemukiman penduduk padat yang selama ini menjadi persoalan tersendiri dalam penanganan sampah. 

Bentuk Perhatian Presiden

Anggota DPRD Kabupaten Badung Puspa Negara mengatakan, teguran Presiden Prabowo Subianto adalah tanda bahwa presiden sayang terhadap Bali yang menjadi etalase Indonesia di mata dunia. 

"Presiden sayang dengan Bali. Kenapa tidak bisa tangani sampah dengan baik. Mari kita sadar, jaga kebersihan  dengan aksi nyata berkelanjutan. Jadikan teguran ini sebagai momentum untuk segera berbenah, jengah,  fokus dan konsisten mengelola sampah di Bali," ujarnya, Rabu (4/2). 

Ia mengatakan, persoalan sampah di Bali mendadak mengguncang dunia,  setelah Presiden Prabowo menegur kepala daerah. Situasi itu tentu paradoks dengan dinobatkanya Bali sebagai World Best Destination 2026 versi TripAdvisor beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, ada juga statement  dari Fodors sebuah biro perjalanan USA, bahwa Bali tidak layak dikunjungi tahun 2025 karena masalah sampah, macet, prilaku buruk beberapa wisman, tingginya aksi kriminalitas.  

"Paradoksial yang lainya bahwa tingginya eskalasi netizen di medsos yang menayangkan Bali sepi turis, tapi faktanya jumlah kunjungan Wisman naik 11% dari 6,3 juta tahun 2024 menjadi 7,05 juta tahun 2025.  Hal ini menunjukkan ada yang perlu diperbaiki segera dalam mengelola Bali," ujarnya. 

Sampah Belum Terselesaikan

Bahwa sampah masih merupakan persoalan yang belum terselesaikan sampai saat ini, baik di darat maupun di pantai. Sampah darat masih menumpuk di mana-mana dan belum menunjukkan adanya sistem yang clean & clear. 

Sementara sampah pantai datang setiap tahun di musim angin barat atau west monson dimana sampah beratus-ratus ton menyerbu pesisir terutama di Kuta, Legian, Kedongan, Jimbaran, dan Kelan. Semua pantai yang menghadap ke arah barat. 

Kabupaten Badung yang menjadi ikon destinasi wisata Bali, dengan panjang garis pantai kurang lebih 82 km, yang sebagian menghadap arah barat, mulai dari Pantai Labuan Sait Pecatu, Pantai Jimbaran, Kedonganan, Pantai Kelan, Pantai  Tuban, Pantai Kuta, Legian, Seminyak, Batu Belig,  Petitenget, Berawa, Batu Bolong, Canggu, Cemagi, Munggu, Pereranan hingga Pantai Seseh. 

Semua pantai ini dipastikan tiap tahun menerima sampah kiriman dalam jumlah yang fantastis dengan komposisi campuran kayu gelondongan, ranting dan varian sampah plastik. 

Di era 1980-an, turis masih belum sebanyak sekarang. Sampah pantai atau pesisir sangat berguna bagi masyarakat untuk kayu bakar, dan aktivitas lainnya, seperti untuk bahan bakar pembuatan bata, pamor, dan sejenisnya. 

Demikian halnya sampah ranting yang hanyut dan menepi ke pinggir sungai atau pantai. Sampah ranting itu bisa dimanfaatkan menjadi lemekan atau pupuk untuk tanaman pantai seperti katang-katang, padang gulung, pandan, ketapang, camplung, waru, dan sejenisnya.

Namun kini di era tahun 1990-an masyarakat tidak lagi memanfaatkan sampah pesisir tersebut karena tidak lagi menggunakan kayu bakar. Di samping itu, hal tersebut disebabkan jenis sampah yang semakin pekat dengan campuran plastik dan sejenisnya yang sulit untuk dipilah, akibatnya pantai terlihat kotor karena sampah di musim angin barat menepi dalam jumlah banyak, didominasi sampah plastik. 

Upaya Pemprov Bali

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, berbagai upaya keras telah dilakukan oleh pemerintah daerah dan masyarakat, meskipun belum optimal. 

"Karena kita berhadapan dengan alam/sampah kiriman yang jumlahnya luar biasa. Sejauh ini Pemda Badung dan Bali melalui DLHK sudah bekerja keras dengan menyiapkan tenaga kebersihan standby di pantai setiap pagi. Demikian halnya peralatan seperti Loader, Barber rake, traktor, truk sampah hingga  tim khusus yang didukung oleh masyarakat,  para pedagang pantai, pengelola pantai, balawista, para pelaku usaha, dan stakeholders, mereka bahu-membahu membersihkan sampah kiriman ini, tetapi volume yang begitu besar dan datang terus-menerus setiap saat di sejak Desember sampai Februari nanti," ujarnya. 

Ia menjelaskan, seiring tiupan angin barat, pagi dibersihkan siang sudah muncul, siang dibersihkan sore dia menepi dan seterusnya. Di musim angin barat ini sampah pesisir bisa ditanggulangi dengan  teknologi yakni penjaringan sampah mengapung di tengah laut, tambahan infrastruktur seperti alat pemisah sampah dengan pasir, pengangkutan dan TPST tempat pembuangan sampah pesisir yang jumlahnya sangat fantastis, bisa mencapai 200 ton perhari di Pantai Samigita saja. 

Ia mengatakan, seluruh masyarakat Bali dan stakeholder lainnya perlu lebih fokus dan super  prioritas dalam mengelola sampah. 

"Sentilan Bapak Presiden adalah sebagai warning atau peringatan agar kita selalu aware atau peduli, di tengah Bali dan jajaran pemerintah yang sudah dan terus berbenah untuk menguatkan manajemen sampah dari hulu ke hilir," ujarnya.

Bali perlu dukungan nyata dari pemerintah pusat berupa managemen dan  pembangunan infrastruktur, mesin atau peralatan pengolahan sampah modern yang ramah lingkungan dan paripurna. 

Sampah adalah tanggung jawab semua pihak, setiap individu memproduksi sampah dan wajib ikut mengelola sampah dengan bijak, serta turun tangan menjaga kebersihan lingkungan. (OL/E-4)

Read Entire Article