Liputan6.com, Jakarta- Satria Muda Bandung berhasil memastikan diri menjuarai IBL All Indonesian 2025. SM menyapu bersih Dewa United 2-0 pada laga final yang memakai format best of three. Satria Muda kembali menang atas Dewa United di game kedua 65-55 di GOR Manahan, Solo, Sabtu (30/8/2025).
Kemenangan SM di game kedua membuat game ketiga tiga perlu digelar pada 31 Agustus 2025. Yang luar biasa,
Satria Muda keluar sebagai juara IBL All Indonesian 2025 dengan penampilan sempurna sepanjang turnamen. Karena mereka tidak pernah kalah dalam sembilan pertandingan (9-0).
Game kedua final IBL All Indonesian 2025 sempat diragukan karena kondisi keamanan Indonesia yang tidak kondusif dalam dua hari terakhir. Apalagi kota Solo juga memanas. Namun pihak kepolisian tetap mengizinkan final game kedua berlangsung sesuai jadwal.
Pada laga ini para pemain Satria Muda memilih bertanding memakai pita hitam untuk menghormati korban termasuk pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang meninggal akibat dilindas mobil rantis polisi. Penghormatan untuk Affan juga dilakukan pemain Dewa United.
Satria Muda Rebut Momentum di 5 Menit Akhir
Pertandingan berjalan cukup menarik, di mana Dewa United yang kalah di pertandingan pertama (67-76), sempat tertinggal 12 poin (5-17). Namun mereka bangkit di kuarter kedua dan mampu memangkas ketertinggalan. Saat turun minum, Satria Muda hanya unggul tipis 28-27 dari Dewa United.
Momentum kemenangan Satria Muda terjadi di lima menit terakhir, yang dimulai dari three point M. Sandy Ibrahim Aziz. Karena setelah itu, kombinasi serangan Abraham Damar Grahita dan Yudha Saputera tidak bisa dihentikan oleh Dewa United.
Duet Abraham-Yudha
Abraham dan Yudha mencetak gabungan 33 poin di laga ini. Abraham menyumbang 22 poin, dan Yudha menyusul dengan 11 poin. Sementara Widyanta Putra Teja mencetak 10 poin. Sebaliknya dari Dewa United, Erick Ibrahim Junior mencetak 12 poin.
Dengan demikian Dewa United gagal mengawinkan gelar. Seperti diketahui, Dewa United merupakan juara IBL 2025.