Liputan6.com, Jakarta Tragedi meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online karena dilindas mobil Brimob saat aksi demo menyita perhatian publik dan menyulut empati banyak pihak. Tak terkecuali para selebritis Tanah Air yang menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya almarhum. Salah satunya Ria Ricis.
Sebagai bentuk kepeduliannya, Ria Ricis menyiapkan santunan untuk keluarga korban. Ia berharap bantuan yang tidak seberapa ini dapat meringankan beban dan menjadi simbol solidaritas.
"Kita sudah nyiapin bantuan kecil-kecil saja, santunan sedikit-sedikit saja karena yang paling penting doa dan bantuan teman-teman semua," kata Ria Ricis di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).
"Karena apalah arti saya seonggok yang badannya kecil ini ya, yang penting kita doa dan bantuan secukupnya," Ria Ricis menyambung.
Ricis bersama timnya juga menyempatkan diri datang ke pusara almarhum. Meski tidak sempat hadir saat proses pemakaman, kunjungan ini jadi bentuk penghormatan dan solidaritasnya.
"Sedih pasti ya, sedih saya. Semoga keluarga korban diberi ketabahan dan korban juga diberikan tempat selapang-lapangnya di surganya Allah SWT," kata Ricis.
Iring-iringan ratusan pengemudi ojol tampak mengantar almarhum menuju Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak. Dengan mengenakan jaket hijau khas ojek online, mereka berkonvoi di belakang mobil jenazah sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada rekan seja...
Komentar Ria Ricis
Mengenai penetapan 7 tersangka oleh pihak kepolisian, Ria Ricis memilih enggan komentar terlalu jauh. Ibu dari Moana ini menaruh kepercayaan penuh pada sistem hukum di Indonesia untuk menangani kasus ini secara adil.
"Kita tidak bisa menghakimi. Saya jujur takut berasumsi apa-apa karena saya manusia biasa, tapi saya yakin hukum di Indonesia ini bisa adil seadil-adilnya. Kita berdoa, kita berharap keluarga [korban mendapatkan keadilan]," tuturnya.
Ricis menunjukkan sikap sama saat ditanya mengenai diberlakukannya Work From Home (WFH) bagi anggota DPR RI. Ia enggan menanggapi dan hanya berharap agar Indonesia segera kembali kondusif.
"Aku no comment banget karena memang Indonesia lagi nggak baik-baik saja. Saya berharap Indonesianya yang kita cintai baik-baik saja," ucap Ria Ricis.
7 Oknum Brimob Penabrak Affan
Sementara itu, dilansir dari kanal News Liputan6.com, Kepala Korps Brigade Mobil (Kakor Brimob) Polri, Komjen Pol. Imam Widodo meminta maaf usai tujuh anak buahnya melindas pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan saat demo ricuh di kawasan DPR, pada Kamis (28/8/2025) malam.
"Saya secara pribadi dan Kakor mohon maaf kapda keluarga almarhum dan semua rakyat Indonesia," kata Imam dalam konferensi pers, Jumat (29/8/2025).
Imam menambahkan, dirinya menyerahkan seluruh proses hukum terhadap tujuh anggotanya kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Polri.
"Semua proses kami serahkan ke Kadiv Propam," katanya.
Tujuh anggota Brimob yang melindas Affan Kurniawan dinyatakan melanggar kode etik. Kepastian itu disampaikan Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Abdul Karim, usai sidang etik awal digelar terhadap ketujuh personel tersebut.
Affan Kurniawan Dimakamkan di TPU Karet Bivak
Sementara itu, pemakaman Affan Kurniawan diiringi ribuan pengemudi ojol yang mengawal ke TPU Karet Bivak, Jumat (29/8/2025).
Jenazah Affan disalatkan terlebih dahulu di masjid dekat kediamannya di Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 09.15 WIB. Dengan mengenakan jaket hijau khas ojek online, para pengemudi berkonvoi di belakang mobil jenazah sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada rekan sejawat mereka.
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat. Diiringi isak tangis keluarga. Ribuan massa berjaket ojol juga ikut mengawal proses pemakaman jenazah Affan Kurniawan di tempat peristirahatan terakhirnya. Proses pemakaman sekelasi sekitar pukul 11.00 WIB.