Kontroversi Nessie Judge, Tampilkan Foto Korban Pembunuhan Sadis Junko Furuta hingga Minta Maaf pada Warga Jepang

4 weeks ago 17
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta Kontroversi menghebohkan muncul dari YouTuber Indonesia, Nessie Judge, yang bahkan menuai kritik pedas warganet. Dari informasi yang dikumpulkan Liputan6.com, hal ini berawal dari rangkaian video yang diunggah Nessie Judge pada bulan Oktober lalu, Spooktober, menyambut momen Halloween. 

Salah satu video yang diunggah Nessie Judge, menampilkan idola K-Pop ternama NCT Dream. Tak heran, video ini langsung mendapat perhatian warganet, tak hanya di Indonesia tapi juga secara global.

Namun selain kehadiran idol SM Entertainment tersebut, ada satu hal yang menjadi sorotan warganet. Di salah satu pojok dinding studio, dipajang foto seorang wanita, dengan bagian mata yang ditutup. Namun tak sedikit yang langsung mengenali sosok dalam potret ini: Junko Furuta. 

Ia adalah wanita Jepang korban penyiksaan dan pembunuhan sadis yang menggoncang Jepang pada akhir 1980-an. Dikutip dari artikel kanal Global Liputan6.com, ia diculik sekelompok remaja dan disekap selama 44 hari. 

Selama itu pula, ia mengalami penyiksaan kejam nan biadab. Gadis yang bercita-cita menjadi idol itu diperkosa ratusan kali, dilecehkan, badannya disiksa, tak diberi makan, dan ketika meninggal tubuhnya dibuang di dalam tong berisi semen.

Junko Furuta kehilangan hidupnya secara sadis dalam usia yang sangat muda, 17 tahun. 

Pernyataan Sikap Pertama Nessie Judge

Karena hal inilah, penggunaan foto Junko Furuta dalam video Halloween Nessie Judge dianggap tidak etis, termasuk oleh warganet Jepang yang menyampaikan kritik lantang.

Pada 4 November, Nessie Judge sempat membagikan jawaban di akun X-nya mengenai hal ini. 

Ia menulis, "#NERORR adalah segmen yang telah berusia 8 tahun. Mohon dipahami bahwa saya dan penonton kami memiliki referensi masing-masing atas sejumlah hal. Referensi tersebut tidak sedangkal itu. Namun saya mohon maaf atas kebingungan yang terjadi. Saya paham hal ini sangat buruk bila dilihat keluar konteks. Saya akan lebih berhati-hati lain kali."

Selain itu, Nessie juga menyampaikan bahwa hal yang ditampilkan dalam dekorasi segmen Spooktober bukan hanya demi estetika belaka. Namun penghormatan atas sejumlah referensi dalam segmen #Nerror.

Pernyataan Nessie Judge atas Kasus Junko Furuta

Nessie Judge juga secara langsung menyampaikan soal kasus Junko Furuta. "Meski aku tak mampu menyampikan kasus  Junko secara detail, kami memutuskan menampilkannya untuk mengenangnya," kata Nessie. 

Nessie menerangkan bahwa foto Junko Furuta ditampilkan dengan menutup bagian mata, bukan untuk menyinggung siapa pun. Namun justru, sebagai sebuah penghormatan.

Ia menambahkan, "Kami menutup matanya, seperti yang kami lakukan di semua thumbnail video kami, sebagai bentuk penghormatan kepada para korban."

Permintaan Maaf Nessie Judge dalam Dua Bahasa

Sehari setelah pernyataan ini, Nessie Judge membuat pernyataan baru di X. Isinya adalah permintaan maaf yang ditampilkan dalam dua bahasa, Inggris dan Jepang.

Nessie menyebut kini ia memahami sepenuhnya protes yang dilayangkan atas video yang diunggah. "Apa yang secara sembrono kami anggap sebagai tindakan penghormatan, telah dikoreksi oleh semua orang sebagai tindakan yang menyinggung dan tidak peka. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kurangnya pertimbangan kami," tulis Nessie Judge, dan menyatakan telah menghapus konten bermasalah tersebut.

"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada korban, keluarga korban, pemirsa dan kolaborator kami, dan semua orang. Meskipun kami tidak pernah berniat untuk menyakiti, saya paham bahwa dampak dari tindakan kami jauh lebih penting," kata Nessie Judge, yang berterima kasih atas teguran ini. 

Read Entire Article